Monday, November 13, 2017
PERAN HAKIM SEBAGAI JURU BICARA PENGADILAN
Tuesday, October 24, 2017
PROSEDUR PERMINTAAN DARAH
Monday, May 2, 2016
SUDAH BERAPA LAMA SAJADAH ANDA TIDAK DICUCI
Wednesday, January 15, 2014
PERJALANAN PADANG PANJANG KE BOGOR DENGAN BUS NPM
Perjalanan ini dimulai pada tanggal 20 Desember 2013 pukul 10.00 WIB di Terminal Bukit Surungan, Kota Padang Panjang, dengan menggunakan Bus NPM, seharga Rp375.000,00, tujuan Kota Padang Panjang ke Kota Bogor.
Pemberhentian beberapa kali di tempat rumah makan, seperti:
Pemberhentian pertama di Rumah Makan UMEGA Gunung Merapi, Koto Baru, Sumatera Barat, pada tanggal 20 Desember 2013, sekitar pukul 15.42 WIB.![]()
Pemberhentian kedua di Rumah Makan Wisata Minang, Lubuk Linggau Utara, Sumatera Selatan, pada tanggal 20 Desember 2013, sekitar pukul 23.00 WIB.![]()
Pemberhentian ketiga di Rumah Makan Sumbar Jaya, Jalinsum KM.37, Kecamatan Merapi, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, pada tanggal 21 Desember 2013, sekitar pukul 04.00 WIB.![]()
Pemberhentian keempat di Rumah Makan Wisata Minang, Jalan Raya Lintas Sumatera KM. 192, Lampung, pada tanggal 21 Desember 2013, sekitar pukul 12.00 WIB. Pemberhentian ini dilakukan karena jembatan sekitar Way Kanan berlobang (putus) akibat dari muatan berlebih pengangkut batu bara, sehingga penulis menginap di rumah makan selama kurang lebih 12 jam. Baru melanjutkan perjalanan sekitar pukul 03.00 WIB menuju Bakauheni.
Pemberhentian kelima di perwakilan NPM di Jalan Lintas Sumatera, Bandar Lampung, pada tanggal 22 Desember 2013, sekitar pukul 07.00 WIB, selanjutnya dilanjutkan ke Rumah Makan Wisata Minang di Jalan Trans Sumatera Bakaheuni – Lampung, Kalianda, Lampung, sekitar pukul 10.00 WIB.
Dari rumah makan, selanjutnya ke Bakahuni untuk menaiki feri penyeberangan dari Pulau Sumatera ke Pulau Jawa, pada tanggal 22 Desember 2013, sekitar pukul 13.30 WIB.
Pemberhentian keenam di Rumah Makan Rajawali, Jalan Raya Merak KM.3, Gerem, Merak, Banten, pada tanggal 22 Desember 2013 sekitar pukul 16.30 WIB.
Oleh karena Bus NPM yang penulis tumpangi mengalami kerusakan, maka jadwal perjalanan yang seharusnya mengalami pergeseran, karena itu penulis dipindahkan ke Bus NPM Jumbo (ekonomi) dengan tujuan Terminal Rawamangun, Jakarta Timur.
Dari Terminal Rawamangun, Jakarta Timur, selanjutnya Bus melaju ke Kota Depok untuk mengantar penumpang yang tujuannya ke Depok. Dari Depok selanjutnya penulis meluncur ke Kota Bogor. Berakhirlah perjalanan darat, Lintas Tengah Trans Sumatera, dengan selamat dan tidak kurang satu apa pun. Syukur alhamdulillah.
TIPS untuk perjalanan darat menggunakan Bus Trans Sumatera-Jawa:
1. Pilih rute yang akan dilalui. Bila dari Sumatera Barat menuju Jawa bisa melalui jalan lintas tengah. Karena rute jalan tidak terlalu jauh, jalanan sebagian besar bagus dan mulus.
2. Jika sudah memilih rute yang akan ditempuh, dilanjutkan dengan pemilihan Bus yang akan digunakan. Kebetulan penulis menggunakan jasa Bus NPM karena loketnya berada di Terminal Bukit Surungan, Kota Padang Panjang. Selain itu kantor dan depotnya berada di Kota Padang Panjang, kota yang didiami oleh penulis.
3. Setelah memilih Bus yang akan digunakan, selanjutnya pilih kelas pelayanan. Ada Bus Jumbo untuk kelas ekonomi yang mana tidak ada toilet di dalamnya dan tidak ber-AC, sedangkan Bus Executive untuk kelas premium yang mana ada toilet dan ber-AC. Pada dasarnya kedua jenis pelayananan ini jalan bersama-sama dan berhenti di tempat yang sama. Kedua jenis bus ini selalu beriringan dalam perjalanannya untuk alasan keamanan pula.
4. Sebaiknya di DP terlebih dahulu sebesar 30%-40% dari harga totalnya, dan memilih tempat duduk. Pemilihan tempat duduk banyak membantu kenyamanan dalam perjalanan. Penulis memberikan tips supaya duduk di barisan 5 sampai 6 baris. Karena barisan urut 3 sampai 4 biasanya ditempatkan tempat sampah, sedangkan barisan urut 1 sampai 2 rawan akan kecelakaan akibat tabrakan. Adapaun barisan yang dekat dengan toilet dan exhaust Ac bisa dimungkinkan bau toilet menyengat hidung selama perjalanan dan yang tepat duduk di bawah exhaust Ac (penghisap udara Ac) bisa dimungkinkan terkena ceceran/bocoran air embun AC, bisa-bisa Anda akan basah kuyup dan masuk angin. Selain itu hanya pintu depan yang dapat dibuka dengan alasan keamanan. Setelah memilih barisan duduk selanjutnya pilih tempat duduk apakah dekat dengan jendela atau dekat dengan lorong. Penulis sarankan untuk memilih dekat dengan jalan lorong, dengan alasan untuk lebih mudah ke toilet dan ke luar bus. Selain itu duduk dekat dengan jendela kaca kemungkinan akan masuk angin selama perjalanan, apabila alat AC di atas kepala penumpang mengalami kerusakan dalam artian tidak dapat ditutup semburan AC-nya. Hal ini penulis alami selama perjalanan, semburan AC di atas kepala tidak dapat diatur volume semburannya karena rusak/patah. Selain itu kenyamanan duduk dekat jalan lorong dapat memanfaatkan jalan lorong untuk melonjorkan kaki bagi yang orang tinggi.
5. Setelah tanggal dan bus telah ditetapkan, maka selanjutnya mempersiapkan perbekalan perjalanan.
a. Siapkan uang recehan/pecahan kecil dan uang pecahan besar dalam tempat yang berbeda. Hal ini sesuai dengan pribahasa “Jangan tempatkan semua telor dalam keranjang yang sama.” Jika perlu uang perbekalan dipecah menjadi beberapa ratus ribu dan diselipkan dalam beberapa tempat. Bisa diselipkan dalam kaos kaki di kaki kanan-kiri, sedangkan kantong celana dan baju yang kemungkinan tidak selalu digunakan dapat sebagai tempat uang besaran, identitas, kartu ATM, yang kemudian dapat dijahit atau dipeniti, dengan tujuan agar orang yang berniat jahat tidak mudah untuk merogoh kantong celanan dan baju, oleh karena kantongnya telah dijahit atau dipeniti.
b. Identitas (KTP), kartu ATM, dan SIM disiapkan dalam tempat berbeda.
c. Persiapkan pakaian darurat atasan dan bawahan satu set lengkap, untuk jaga-jaga pakaian yang kita pakai terkotor oleh kotoran, baik itu karena muntahan orang lain atau kotoran yang membuat baju kita sudah tidak layak untuk dipakai; sarung sebagai pengganti jaket bila suhu malam hari yang dingin dan bisa digunakan sebagai sarung untuk salat bagi lelaki; serta payung kecil untuk jaga-jaga bila hari hujan.
d. Persiapkan perlengkapan pribadi seperti gunting kecil, potong kuku, korek kuping, peniti, jarum dan benang, kaca cermin, dan cukur jenggot bagi lelaki. ![]()
e. Persiapkan uang pecahan besaran dan kecilan dengan plastik dan dilakban; korek api gas untuk sumber pencahayaan dan memotong atau membakar sesuatu; note book dan pulpen untuk mencatat hal-hal yang penting; plastik kiloan untuk muntahan; plastik besar untuk baju kotor dan persediaan bilamana tas yang kita gunakan rusak atau sebagai pembungkus tas bilamana hujan besar; tali; minyak angin kayu putih, dan obat-obatan sakit kepala, sakit perut; tissue basah sebagai pengganti air dan lap; dompet jebakan, yang isinya hanya beberapa jumlah uang yang memang dibutuhkan untuk di jalan, baik itu untuk uang jajan, uang makan, sehingga tidak terlihat membawa uang banyak; dompet kecil berisi identitas dan uang pecahan besar dan peniti yang ditempatkan dalam tempat terpisah (kantong celana yang lain kemudian di peniti); dan terakhir tiket bus.
6. TIPS TERAKHIR untuk kemanan dan keselamatan adalah jangan menerima tawaran minum dan makanan dari orang lain. Selalu waspada kepada kemasan air minum yang kita bawa, jangan ditinggalkan dan terlepas dari pandangan mata, karena bisa kemungkinan kemasan air minum yang telah kita minum dapat diberikan obat tidur oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Terakhir, selalu waspada akan kemananan barang bawaan; lebih baik kehilangan barang bawaan daripada ada sesuatu barang terlarang yang masuk ke dalam barang bawaan, seperti misalnya ganja, sabu-sabu. Barang yanga hilang bisa kita peroleh kembali, tetapi bilamana barang terlarang yang masuk ke dalam barang bawaan, maka bisa-bisa masuk penjara bertahun-tahun. Pengalaman penulis mengenai barang narkoba adalah selalu waspada akan kemungkinan niat orang jahat untuk memasukkan selinting atau segenggam daun ganja ke dalam barang bawaan. Oleh karena itu sebelum bus memasuki dermaga feri penyeberangan Bakahuni, terlebih dahulu barang bawaan kita periksa dan pastikan tidak ada hal-hal yang mencurigakan. Oleh karena akan ada Anggota Kepolisian yang akan memeriksa penumpang dan barang bawaan terhadap barang-barang terlarang, seperti narkoba. Jika ada Anggota Kepolisian memeriksa diri kita, pastikan selalu tangan petugas tersebut telah diperiksa dan steril dari hal-hal yang mencurigakan. Hak kita untuk menanyakan identitas petugas tersebut dan kesterilan tangannya dari hal yang mencurigakan.
Bila pengemudi Bus NPM membahayakan, dapat dilaporkan melalui SMS 081374006688, atau FAX (0752) 82325.
SEMOGA BERMANFAAT.
Friday, November 29, 2013
BERHARAP KEPADA ALLAH DARI JALAN SEDEKAH
Ust. Yusuf Mansur sengaja menjelaskan kepada pemerhati sedekah dari sudut pandang yang agak berbeda. Ust. Yusuf hendak memberikan penjelasan bahwa meminta kepada Allah adalah sesuatu yang bukan saja tidak dilarang, tetapi juga disuruh, dianjurkan, dan menjadi ibadah tersendiri. Seseorang yang bersedekah tetapi tidak berdoa setelahnya dianggap oleh Ust. Yusuf kurang sempurna, karena sedekah itu adalah sebagian kecil dari ibadah, maka doa adalah tetap sebagai penyempurnanya. Doa itu kepalanya ibadah, penyempurna ibadah.
Selain itu, Ust. Yusuf juga menjelaskan, bisa bersedekah adalah anugerah dari Allah dan kesempatan bersedekah adalah hadiah dari Allah. Kita tidak menganggap bahwa apa yang kita sedekahkan adalah dari kita. Melainkan dari Allah. Bahkan kesempatan bersedekah pun datangnya bukan dari kita, melainkan murni dari Allah.
Thursday, November 7, 2013
UNDANG SAJA ALLAH; BELAJAR SYUKUR, BELAJAR YAKIN
Ustadz Yusuf Mansur sengaja menggelitik pembacanya agar selalu mengedepankan syukur dan yakin dalam kehidupan dengan cara menyandarkan kemungkinan itu kepada Allah.
Juga mengingatkan apa-apa yang dilakukan sebagai ikhtiar dunia adalah sebagai ibadah kepada Allah, bukan semata-mata sebagai tujuan.
Ustadz Yusuf Mansur mengedepankan “Undang Saja Allah” adalah supaya pembaca lebih mengenal Allah dengan jalan bersyukur dan yakin adanya pertolongan Allah. Pembaca diajak untuk hanya meminta (berdoa) kepada Allah dengan tidak lupa memperbaiki amal saleh, ibadahnya dan tauhidnya.
Seyogyanya dengan membaca buku ini, pembaca akan berwisatahati menulusuri relung-relung keimanan yang memperkuat tauhid, bahwa tiada tuhan selain Allah.
SIFAT SHALAT NABI
![]()
Muhammad Nashiruddin Al-Albani melahirkan sebuah buku untuk menjawab keinginan setiap Muslimin agar ibadah shalatnya mengikuti Rasulullah SAW. Buku ini menerangkan beberapa hal yang berkaitan dengan gambaran shalat Rasulullah SAW sejak dari takbir hingga salam dengan disertai dalil-dalil yang shahih.
Sepantasnya bagi pembaca untuk melihat buku ini dengan melontarkan terlebih dahulu pertanyaan: “Sudah benarkah shalat saya?” Jika terlintas jawaban, “belum benar”, maka sepatutnya pembaca menggunakan pisau analisis untuk membacanya dengan ketajaman perhatian agar dapat menikmati tulisan demi tulisan dari Muhammad Nashiruddin Al-Albani, yang akhirnya pembaca akan menemui pelaksanaan shalatnya belum sempurna benar sebagaimana Rasulullah SAW shalat.
Wednesday, November 6, 2013
LAMBANG CAKRA BAGI YANG MULIA HAKIM DI INDONESIA
Sifat hakim tercermin dalam Lambang Hakim yang dikenal dengan “Panca Dharma Hakim”, yakni: KARTIKA, yaitu memiliki sifat percaya dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab; CAKRA, yaitu sifat mampu memusnahkan segala kebathilan, kezaliman dan ketidakadilan; CANDRA, yaitu memiliki sifat bijaksana dan berwibawa; SARI, yaitu berbudi luhur dan berkelakuan tidak tercela; dan TIRTA, yaitu sifat jujur.
Pemaknaan Lambang Hakim tersebut dapat ditemukan pada Kode Etik yang disahkan oleh Musyawarah Nasional (MUNAS) IKAHI ke XIII, ditetapkan di Bandung pada tanggal 30 Maret 2001. (vide: Pedoman Perilaku Hakim (Code of Conduct), Kode Etik Hakim dan Makalah Berkaitan, Mahkamah Agung RI, 2004, halaman 155-163)
Bolehlah dianggap, bilamana Lambang Hakim ini lahir bersamaan dengan disahkannya AD/ART IKATAN HAKIM sejak tanggal 20 Maret 1953, sebagai tonggak sejarah lahirnya organisasi bagi para hakim yang bersifat nasional yang bernama IKATAN HAKIM dan selanjutnya sampai dengan sekarang dikenal dengan IKAHI (Ikatan Hakim Indonesia), senjang delapan tahun sejak hari jadi Mahkamah Agung, yaitu pada tanggal 19 Agustus 1945.
Monday, September 30, 2013
PROGRAM PKK (Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga) DI KOTA PADANG PANJANG
10 Program Pokok PKK pada hakekatnya merupakan kebutuhan dasar manusia, yaitu :
1. Penghayatan dan Pengamalan Pancasila
2. Gotong Royong
3. Pangan
4. Sandang
5. Perumahan dan Tatalaksana Rumah Tangga
6. Pendidikan dan Ketrampilan
7. Kesehatan
8. Pengembangan Kehidupan Berkoperasi
9. Kelestarian Lingkungan Hidup
10. Perencanaan Sehat
SOSIALISASI PAJAK DI KOTA PADANG PANJANG
Slogan 3P (Pajak, Pembangunan, Perkembangan Masa Depan) di Kota Padang Panjang dapat menyadarkan warga untuk selalu membayar pajak, walaupun pemberitaan di layar kaca marak dengan perkara korupsi oleh para kepala daerah dan pejabat negara yang mengakibatkan warga apatis untuk membayar pajak.
Langkah-langkah yang harus dicontoh bagi kepala daerah lainnya untuk selalu menyadarkan warga negara untuk taat membayar pajak demi kepentingan bersama.


